SMART QUEEN CLUB

Selamat datang di blog kami

Rabu, 06 Februari 2019

Unsur Tari Kelas 6 Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 5 Hal 94-97

UNSUR TARI KELAS 6 TEMA 7

SUBTEMA 2 PEMBELAJARAN 5 HALAMAN 94, 95, 97

isi jawaban pertanyaan kls 6 tm 7 sb 2 pb 5

Kunci Jawaban Halaman 94

Dalam kelompokmu, ayo sampaikan contoh-contoh kegiatan bermusyawarah di lingkungan sekitarmu. Tuliskan hasil diskusimu dalam bentuk tabel seperti berikut
Ayo Berdiskusi
Semangat bermusyawarah untuk mufakat yang telah dilakukan oleh warga sekolah Sudin merupakan pencerminan dari pengamalan sila keempat Pancasila "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

Dalam kelompokmu, ayo sampaikan contoh-contoh kegiatan bermusyawarah di lingkungan sekitarmu. Tuliskan hasil diskusimu dalam bentuk tabel seperti berikut
Kunci Jawaban :
Semangat kekeluargaan :

  1. Menjenguk teman sakit
  2. Turut serta aktif membantu acara kegiatan warga
  3. Menerima keputusan penetapan ketua panitia lomba kemerdekaan Republik Indonesia
  4. Secara sukarela menyediakan konsumsi acara rapat pembangunan jalan desa
Bermusyawarah :
  1. Berdiskusi menentukan siapa saja yang berangkat ke rumah sakit untuk menjenguk teman
  2. Bermusyawarah menentukan pembagian tugas acara kegiatan warga
  3. Bermusyawarah menentukan siapa yang menjadi ketua panitia acara lomba kemerdekaan Republik Indonesia
  4. Bermusyawarah dalam menentukan langkah-langkah yang akan diambil dalam persiapan pembangunan jalan desa
Gotong royong
  1. Membuat makanan secara bersama-sama untuk dibawa saat menjenguk teman sakit
  2. Turut gotong royon membantu mendirikan/mempersiapkan tempat acara kegiatan warga
  3. Bergotong royong membantu persiapan acara lomba kemerdekaan Republik Indonesia
  4. Turut bergotong royong membersihkan jalan desa yang akan dibangun

Kunci Jawaban Halaman 95

Kunci jawaban halaman 95 kelas 6 tema 7
Diskusikan dengan kelompokmu tentang kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dengan musyawarah dan kegiatan-kegiatan yang harus dikerjakan sendiri. Tulislah hasilnya dalam bentuk tabel seperti berikut
Kunci Jawaban :
Kegiatan yang dilakukan dengan bermusyawarah :
  • Menentukan ketua kelas
  • Menentukan pembagian piket kelas
  • Merencanakan acara lomba kemerdekaan RI di Sekolah
  • Membuat kelompok kerja siswa
Kegiatan yang tidak dapat dilakukan dengan bermusyawarah
  • Mengerjakan ulangan/ujian
  • Melaksanakan tugas piket yang sudah ditentukan
  • Membeli jajanan/makanan ringan
  • Membuat tugas individu prakarya (gambar, patung, dan lain-lain)
  • Pergi ke belakang/ijin ke toilet sekolah

Kunci Jawaban Halaman 97

Buatlah pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang cerita di atas! Berikan pertanyaanmu kepada teman di sebelahmu untuk dijawab. Tulislah pertanyaanmu pada tempat di bawah ini.
Kunci Jawaban :
  • Bagaimana ciri-ciri fisik Ida? 
 (Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai)
  • Apa alasan teman-teman memilih Ida menjadi ketua kelas? 
(Karena Ida pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas)
  • Kenapa Gugut resah ketika hendak ulangan Matematika?
(Karena Gugut belum belajar)
  • Kenapa Gugut menendang kursi Ida dari belakang?
(Gugut minta bantuan contekan kepada Ida)
  • Apa bujukan Gugut agar Ida mau memberikan contekan?
(Gugut akan memberikan uang sepuluh ribu untuk uang jajan)
  • Mengapa Ida menolak permintaan Gugut?
(Karena bagi Ida menyontek dan memberikan contekan adalah perbuatan tidak jujur, bahkan bisa dianggap sebagai korupsi kecil-kecilan)

Ayo berlatih
Kamu dan teman-temanmu sudah berlatih menilai pidato. Sekarang, buatlah teks pidato tentang pentingnya bergotong royong. Gunakanlah struktur yang sudah ditentukan.
Kunci Jawaban :

Contoh Pidato

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pertama-tama, kita ucapkan puji syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana pada hari ini berkat kasih sayangnya, kita dapat berkumpul bersama di sini.

Yang terhormat Bapak/Ibu Kepala madrasah, yang terhormat Bapak/Ibu guru yang saya hormati, dan teman-teman serta adik kelas yang saya sayangi

Perkenankanlah pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan sedikit data yang saya peroleh, semoga dengan penyampaian data ini dapat menggugah hati kita sebagai penerus bangsa. Berdasarkan studi "Most Littered Nation In The World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada bulan Maret tahun 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara yang diteliti soal minat membaca. Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Sungguh memprihatinkan, jika rakyat Indonesia masih sangat rendah dalam hal minat membaca.


Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa? hanya prihatin?..... jika hanya prihatin yang bisa kita lakukan, maka seluruh pejuang-pejuang bangsa yang kini terbaring kaku di pemakaman akan hanya bisa menangis, melihat cucu-cucu mereka sekarang telah ingkar nikmat, tidak bersyukur atas jerih payah perjuangan para pahlawan yang dengan rela berkorban apa saja, bahkan dengan nyawa.


Oleh karena itu saya mengajak teman-teman untuk melakukan aksi nyata, bukan NATO, Not Action Talk Only, yang artinya tidak ada aksi, hanya bicara saja. Terus bagaimana caranya? Banyak..... Kita dianugerahi akal pikiran, ciptakan kreativitas yang membuat kita dan orang-orang di sekitar kita menjadi tertarik untuk membaca. Mari kita bergotong royong menggalakkan minat membaca, kita bisa mengajak adik-adik kelas kita untuk sering mengunjungi perpustakaan, kita bisa bersedekah ilmu dengan mengajar adik-adik kelas kita yang belum bisa membaca di luar jam pelajaran, kita bisa menyisihkan uang jajan kita untuk kita belikan buku, kita bisa bersilaturahmi/berkunjung ke rumah tetangga-tetangga kita yang belum bisa membaca, dan banyak lagi kegiatan-kegiatan yang bisa kita lakukan sesuai dengan kreativitas kita.


Semoga dengan kepedulian ini, kita bisa menyebarkan aura semangat positif dan optimis terhadap lingkungan sekitar kita, yang mana dengan tindakan kita ini masyarakat ikut tergugah dan turut berpartisipasi dalam gerakan minat baca, karena membaca adalah jendela dunia.


Bila kita telah melakukan berbagai kegiatan tersebut, maka kita tidak lagi ingkar nikmat kemerdekaan, kita juga bisa berjalan tegak dan berkata "Inilah aku, generasi pengisi kemerdekaan"


Demikianlah sedikit kata yang bisa saya sampaikan, jika ada kurang sempurnanya saya mohon maaf, karena kesempurnaan mutlak hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Hal 98⏩
⏪Hal 90

Dheda dan Lima Butir Kentang Hal 126 Pembelajaran 4 Subtema 3 Tema 7 Kelas 6

DHEDA DAN LIMA BUTIR KENTANG 

HALAMAN 126 PEMBELAJARAN 4 SUBTEMA 3 TEMA 7 KELAS 6

Kunci jawaban kelas 6 tema 7 subtema 3 pembelajaran 4 halaman 126

Kunci Jawaban Halaman 126

Ayo Berdiskusi
Bersama kelompokmu, identifikasilah penerapan nilai-nilai Pancasila yang ada pada cerita "Dheda dan Lima Butir Kentang" di atas. Tuliskan dalam bentuk tabel seperti berikut:
Kunci Jawaban :

Peristiwa dalam cerita:
"Aku tahu, bersabarlah"
Nilai-nilai Pancasila yang sesuai :
Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (sila pertama)

Peristiwa dalam cerita :
"Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak"
Nilai-nilai Pancasila yang sesuai :
Rela berkorban (Sila ketiga)

Peristiwa dalam cerita :
Dheda kasihan melihat si pengemis
Nilai-nilai Pancasila yang sesuai :
Mengakui dan memberlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya (Sila Kedua)

Peristiwa dalam cerita :
Dheda bermusyawarah dengan istri dan anak-anaknya.
Nilai-nilai Pancasila yang sesuai :
Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan (Sila keempat)

Peristiwa dalam cerita :
"Baiklah, kami akan memberikan lima butir kentang itu kepadamu"
Nilai-nilai Pancasila yang sesuai
Memberi pertolongan kepada orang lain (Sila kelima)

Peristiwa dalam cerita :
Dheda juga membagi-bagikan kentangnya kepada tetangganya
Nilai-nilai Pancasila yang sesuai :
Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan (Sila kedua), Memberi pertolongan kepada orang lain (Sila kelima)
kunci jawaban tematik halaman 126 kelas 6 tema 7 subtema 3 pembelajaran 4
Hal 128⏩
⏪Hal 124

Selasa, 05 Februari 2019

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 4

KUNCI JAWABAN KELAS 6 TEMA 7

SUBTEMA 2 PEMBELAJARAN 4 HALAMAN 86, 87, 89

isi pertanyaan halaman 86,87, 89-90

Kunci Jawaban Halaman 86

kunci jawaban kelas 6 tema 7 halaman 86

Kunci Jawaban Halaman 87

Kamu dapat menuliskan kesimpulanmu di bawah ini
Kunci jawaban :

Sudin sudah berpidato dengan baik, karena dalam pidatonya, Sudin sudah memuat unsur-unsur penting pidato secara lengkap, ditambah penggunaan kata-kata baku yang sudah benar dari pidato Sudin

Kunci Jawaban Halaman 89

Ayo Mencoba
Bersama kelompokmu, carilah informasi mengenai tahun dan tempat penyelenggaraan SEA Games. Carilah informasi  penyelenggaraan SEA-Games pertama dan lima penyelenggaraan terakhir. Catatlah dalam bentuk tabel sebagai berikut
Kunci jawaban halaman 89 kelas 6 tema 7
Hal 90
Hal 82

Kepala Sekolahku Pemimpin Idolaku hal 75-81 Kelas 6 Tema 7

KEPALA SEKOLAHKU, PEMIMPIN IDOLAKU

HALAMAN 75, 76, 77, 78, 79-80, 81 KELAS 6 TEMA 7 PEMBELAJARAN 3

isi pertanyaan hal 75 kls 6 tm 7 sb 2 pb 3

Kunci Jawaban Halaman 75-76

mengapa kepala sekolah pada cerita di atas menjadi pemimpin idola
1. Mengapa kepala sekolah pada cerita di atas menjadi pemimpin idola
    Kunci Jawaban :
Karena mempunyai sifat rela berkorban, pantang menyerah, peduli dengan murid, cerdas dalam menghadapi masalah dan dalam mengambil tindakan, mampu meningkatkan persatuan di kalangan murid dan guru

2. Apakah kepala sekolah pada cerita sudah mengamalkan nilai-nilai persatuan? Jelaskan
    Kunci Jawaban :
Sudah mengamalkan nilai-nilai persatuan. Ini ditunjukkan dengan tidak membeda-bedakan asal usul murid, sehingga antar murid timbul kebersamaan dan rasa persatuan

3. Apakah kepala sekolah sudah menerapkan nilai-nilai kerakyatan? Jelaskan!
    Kunci Jawaban :
Sudah menerapkan nilai-nilai kerakyatan. Ini dibuktikan dengan kemampuan pak Welly mengetahui karakter masing-masing siswa. Kemampuan mengetahui karakter siswa ini hanya bisa diperoleh jika berbaur/menyatu dengan murid-murid. Selain itu mampu menggalang semua unsur pendidikan/sekolah baik murid, guru, kepala dinas hingga Camat dan Bupati untuk bersama-sama memecahkan masalah.

4. Apa alasan kepala sekolah membantu Sudin untuk mengikuti lomba pidato?
    Kunci Jawaban :
Karena kepala sekolah tahu kemampuan dan karakter Sudin yang suka membaca, percaya diri, serta komunikatif. Selain itu Kepala Sekolah ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga dengan diikutkan dalam lomba pidato di kota

5. Apa yang bisa kita teladani dari sosok kepala sekolah tersebut?
    Kunci Jawaban :
Sikap merakyat/turun ke bawah, kreatif penuh ide, peduli dengan siswa, rela berkorban, mampu menjaga persatuan dengan tidak membeda-bedakan siswa dan pantang menyerah

6. Apakah yang menyebabkan Sudin akhirnya dapat pergi mengikuti kompetisi? Jelaskan!
    Kunci Jawaban :
Sudin mendapatkan dana yang cukup untuk mengikuti lomba di kota. 
Dana itu diperoleh melalui pelelangan pisang yang ada di belakang, dan pembelinya adalah para bapak dan ibu pejabat daerah yang diundang.

7. Bagaimana menurutmu hubungan antara kepala sekolah dengan bupati, kepala dinas, dan pejabat 
    daerah lainnya? Apa yang membuatmu menyimpulkan seperti itu?
    Kunci Jawaban :
Hubungan yang sangat baik dan akrab. Hal ini dapat dibutktikan para pejabat tinggi tersebut mau menghadiri undangan kepala sekolah, walaupun para pejabat tersebut merupakan orang-orang sibuk.

Berdasarkan jawabanmu buatlah tulisan mengenai pak Welly
Pak Welly adalah seorang perantau dari Indonesia timur yang mengabdi di pelosok Jawa Tengah. Beliau adalah orang yang mampu menjaga kebersamaan dan persatuan di lingkungan sekolah dengan menciptakan suasana tidak ada perbedaan diantara murid-muridnya. Pak Welly adalah kepala sekolah yang peduli dengan muridnya. Beliau bertekad memberangkatkan Sudin, salah satu muridnya untuk mengikuti lomba di kota. Pak Welly adalah kepala sekolah yang kreatif. Beliau mampu memecahkan masalah pendanaan untuk Sudin yang akan mengikuti lomba di kota dengan cara membuat acara lelang pisang. Sebelum itu Pak Welly mengajak musyawarah para guru mengenai rencananya tersebut. Pak Welly juga orang yang supel/pandai bersosialisasi, orang yang mampu bergaul dengan siapa saja, ini terbukti dengan datangnya para pejabat memenuhi undangan beliau. Lelang berjalan sukses dengan dibelinya pisang-pisang tersebut oleh para pejabat. Sehingga tercukupi dana untuk Sudin mengikuti lomba di kota.

Kunci Jawaban Halaman 77

Kamu sudah mengetahui  nilai-nilai kepemimpinan kepala sekolah Sudin yang telah mengamalkan persatuan dan kesatuan di lingkungan sekitar sekolah. Tuliskan perilakumu yang merupakan wujud dari nilai-nilai tersebut dan telah kamu praktikkan di lingkungan rumahmu
Kunci Jawaban :
  • Akur dengan kakak dan adik
  • Bermusyawarah dengan ayah/ibu/saudara
  • Saling membantu/menolong dengan saudara dan teman
  • Tidak membeda-bedakan dalam bergaul dengan teman di sekitar rumah

Kunci Jawaban Halaman 78

kunci jawaban halaman 78 kelas 6 tema 7 subtema 2 pembelajaran 3
Ayo Menulis
Tuliskanlah contoh-contoh penerapan nilai-nilai kerakyatan dalam kehidupanmu sehari-hari
Kunci Jawaban :
  • Tidak memaksakan kehendak kepada teman
  • Mengutamakan musyawarah dengan teman saat ada masalah
  • Ketika bermusyawarah dengan teman, selalu diliputi semangat kekeluargaan
  • Melaksanakan setiap keputusan bersama teman dengan penuh tanggungjawab

Kunci Jawaban 79-80

Ayo Mencoba
Bersama kelompokmu, carilah buku-buku referensi di perpustakaan sekolahmu, lalu carilah informasi mengenai peran Indonesia di ASEAN dalam berbagai bidang berikut:
1. Pendidikan
2. Pangan
3. Sosial
4. Kesehatan
5. Pariwisata
Tuliskan hasil laporanmu dalam bentuk yang menarik. Kamu dapat membuatnya dalam bentuk paparan atau diagram
kunci jawaban tematik kelas 6 tema 7 subtema 2 pembelajaran 3 halaman 79 80

Kunci Jawaban Tematik Halaman 81

Ayo Menulis
Tulislah rancangan pidato singkat untuk mengajak teman-temanmu gemar membaca. Ingatlah teks pidato harus memuat hal-hal pokok berikut.

1. Salam Pembuka
Kalimat sapaan (Assalamualaikum Wr. Wb/  Salam sejahtera/ Selamat pagi/ selamat siang/ selamat malam, dan lain sebagainya kepada kepala sekolah, dewan guru dan rekan siswa)

2. Pendahuluan
Menjelaskan topik yang akan dibahas. (Memaparkan data tentang tingkat gemar membaca di Indonesia dibandingkan negara lain)

3. Inti
Berisi bahasan topik secara lengkap. (Tentang manfaat membaca, himbauan dan ajakan membaca)

4. Penutup
Berisi ringkasan dari pembahasan topik. (Rangkuman atau ringkasan dari pidato gemar membaca)

5. Salam penutup
Berisi ucapan terima kasih dan salam


Hal 82⏩
⏪Hal 72

Senin, 04 Februari 2019

Sistem Tanam Paksa kelas 5 Tema 7 Hal 30-42

SISTEM TANAM PAKSA 

KELAS 5 TEMA 7 HALAMAN 30, 32, 33, 35, 37, 41, 42

Kunci Jawaban Tematik Halaman 30

isi pertanyaan hal 30 pb 3 subtema 1 tm 7 kls 5
Apakah sistem tanam paksa itu?
Sistem yang memaksa rakyat Indonesia menanam tanaman yang laku keras di Eropa dengan peraturan tertentu

Apa pengaruhnya terhadap kehidupan rakyat Indonesia?
Makin menderita, makin banyak yang mati kelaparan karena tanaman padi harus diganti paksa dengan tanaman-tanaman yang laku keras di Eropa.

Kunci Jawaban Halaman 32

Ayo, temukan kosakata baku dan kata serapan pada bacaan yang berjudul sistem tanam paksa pemerintah kolonial belanda
KOSAKATA PADA BACAAN
Kosakata Baku :
Kebijakan :
Arti 
(1) Kepandaian; kemahiran 
(2) Rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan,  dan cara ber

Penyimpangan :
Arti
(1) Proses, cara, perbuatan menyimpang
(2) Sikap tindak di luar ukuran/kaidah yang berlaku

Jatah :
Arti 
(1) Jumlah atau banyaknya barang dan sebagainya yang telah ditentukan (untuk suatu maksud atau untuk suatu daerah)

Panen :
Arti
Pemungutan/pemetikan hasil sawah atau ladang

Pajak :
Arti 
Pungutan wajib, biasanya berupa uang yang harus dibayar oleh penduduk sebagai sumbangan wajib kepada negara atau pemerintah sehubungan dengan pendapatan, pemilikan, harga beli barang, dan sebagainya

Mengungsi :
Arti
Pergi menghindarkan/ menyingkirkan diri dari bahaya atau menyelamatkan diri (ke tempat yang dirasa aman)

Kecaman :
Arti
Teguran yang keras; kritikan; celaan

Kosakata Serapan 
Ekspor :
Arti 
Pengiriman barang dagangan ke luar negeri

Edukasi :
Arti
Perihal pendidikan

Irigasi
Arti
Pengaturan pembagian atau pengaliran air menurut sistem tertentu untuk sawah dan sebagainya; pengairan

Transmigrasi
Arti
Perpindahan penduduk dari satu daerah/pulau yang berpenduduk padat ke daerah/pulau lain yang berpenduduk jarang

Kunci Jawaban Halaman 33

kunci jawaban kelas 5 tema 7 subtema 1 pembelajaran pembelajaran 3
Apakah tanam paksa Itu
Kunci Jawaban :
Sistem yang memaksa rakyat menanam komoditas tertentu dengan peraturan tertentu

Siapakah yang menerapkan tanam paksa itu?
Kunci Jawaban :
Pemerintah kolonial Belanda

Di manakah tanam paksa itu dilaksanakan?
Kunci Jawaban :
Di Pulau Jawa, Sumatra Barat, Minahassa, Lampung dan Palembang

Bagaimana tanam paksa dilaksanakan?
Kunci Jawaban :
Sistem tanam paksa dimulai sejak tahun 1847, ketika penduduk yang telah lama menanam kopi secara bebas dipaksa menanam kopi untuk diserahkan kepada pemerintah kolonial

Apa akibat tanam paksa itu?
Kunci Jawaban :
Akibat penyimpangan pelaksanaan tanam paksa antara lain: banyak tanah yang terbengkalai sehingga panen gagal, rakyat makin menderita, wabah penyakit merajalela, bahaya kelaparan di Cirebon yang memaksa rakyat mengungsi ke daerah lain untuk menyelamatkan diri, kelaparan hebat di Grobogan sehingga banyak terjadi kematian dan menyebabkan jumlah penduduk menurun tajam

Siapakah penentang tanam paksa itu?
Kunci Jawaban :
Rakyat Indonesia dan Douwes Dekker

Kunci Jawaban Halaman 35

kunci jawaban halaman 35 kelas 5 tema 7
1. Alasan Ternate melakukan perlawanan :
    Kunci Jawaban :
Ternate melakukan perlawanan karena Portugis serakah, selalu ikut campur dalam pemerintahan Ternate, membenci agama rakyat Ternate, dan bersikap sewenang-wenang

2. Pemimpin rakyat Aceh dan Ternate yang melakukan perlawanan :
    Kunci Jawaban :
Aceh :
  • Sultan Ali Mughayat Syah (1514-1528)
  • Sultan Alaudin Riayat Syah (1537-1568)
  • Sultan Iskandar Muda (1607-1636)
Ternate :
  • Sultan Hairun
  • Sultan Baabullah
Hasil perlawanan :
Aceh :
  • Berhasil membebaskan Aceh dari upaya penguasaan bangsa Portugis
  • Mengusir Portugis yang bersekutu dengan Johor
Ternate :
  • Benteng Portugisd dapat direbut, kemudian Portugis menyingkir ke Hitu. Akhirnya, Portugis menguasai dan menetap di Timor Timur (sekarang negara Timor Leste)

Kunci Jawaban Halaman 37

Kunci jawaban halaman 37 kelas 5 tema 7
Ayo Berdiskusi
Bentuklah kelas menjadi 7 kelompok sesuai dengan jumlah tokoh pada peta tematik di atas. Bagilah satu tokoh kepada satu kelompok (bisa dengan diundi).
Setiap kelompok mencari informasi tentang perjuangan para tokoh sesuai dengan bagiannya masing-masing. Carilah dari buku-buku yang ada diperpustakaan, media elektronik, guru, atau sumber lain.
Tuliskan sebanyak mungkin informasi yang telah kamu peroleh di bawah ini. Diskusikan hasilnya dengan temanmu!
Agar informasi kalian tentang perlawanan para pahlawan di berbagai daerah lengkap, pada akhir kegiatan, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas.
Kunci Jawaban :

Nama Tokoh :
Sultan Hasanuddin
Asal Daerah :
Gowa, Sulawesi Selatan, lahir 12 Januari 1631
Alasan melakukan perlawanan :
  1. Upaya VOC/Belanda untuk menguasai Gowa, terutama pelabuhan Somba Opu untuk menerapkan sistem monopoli perdagangan
  2. VOC melakukan tindakan provokatif dalam memblokade pelabuhan Somba opu dengan memburu, menangkap dan merusak perahu-perahu orang-orang bugis, Makasar dan yang lain untuk melemahkan posisi Gowa
  3. VOC melakukan taktik adu domba (devide et impera)
Bentuk perlawanan :
  1. Sultan Hasanuddin mempersiapkan benteng pertahanan di sepanjang pantai, serta melakukan kerjasama dengan beberapa sekutu Gowa untuk melawan VOC
  2. Pada tahun 1668 Sultan Hasanuddin menggerakkan kekuatan rakyat untuk kembali melawan kesewenang-wenangan VOC, namun berhasil dikalahkan VOC
Hasil perlawanan :
Mengalami kegagalan, terpaksa mengikuti perjanjian Bongaya tahun 1667 dengan mengakui adanya VOC di Gowa

Nama Tokoh :
Pangeran Antasari
Asal Daearah :
Kayu Tangi, Kesultanan Banjar, Kalimantan Selatan. Lahir tahun 1797
Alasan melakukan perlawanan :
  • Belanda melakukan monopoli dagang dalam Kesultanan Banjar
  • Menyempitnya wilayah kekuasaan Banjar karena perjanjian dengan Belanda
  • Belanda turut campur dalam pemerintahan Banjar, termasuk dalam pemilihan pemimpin Banjar
  • Rakyat Banjar menderita akibat perlakuan sewenang-wenang Belanda, termasuk kerja paksa yang diterapkan oleh Belanda
Bentuk Perlawanan :
  • Tanggal 25 April 1859, Pangeran Antasari bersama 300 prajurit menyerang tambang batu bara beserta perumahan milik Belanda yang ada disekitarnya dengan cara dibakar
  • Melakukan penyerangan ke perkebunan milik Belanda di Gunung Jabok, Kalangan, dan Bangkal
  • Merebut Benteng Pengaron serta mengambil alih tambang Nassau oranje milik Belanda
  • Melakukan penyerangan pos-pos Belanda di Martapura, Hulu sungai, Riam kanan, Tabalong, Tanah laut dan di sepanjang sungai Barito sampai Puruk Cahu
  • Melakukan perang gerilya dan membuat kerajaan yang disertai benteng di pedalaman
  • Melakukan penyelundupan senjata untuk mempersenjatai  pasukan
Hasil perlawanan :
Mengalami kekalahan. Pangeran Antasari meninggal pada umur 75 tahun, namun perlawanan terus berlangsung hingga beberapa  tahun.

Nama Tokoh :
Pattimura
Asal Daerah :
Maluku
Alasan Melakukan Perlawanan :
  • Pemecatan para guru di Maluku dengan dalih penghematan
  • Belanda tidak mau membayar hasil bumi rakyat Maluku
  • Kegiatan monopoli di Maluku oleh Belanda
  • Rusaknya tata ekonomi dan pola perdagangan bebas di Maluku akibat kedatangan 
  • Kebijakan Belanda yang memberatkan dan menyengsarakan seperti kerja paksa, penyerahan paksa hasil rakyat.
Bentuk perlawanan :
  1. Melakukan serangkaian pertemuan rahasia di pulau Haruku (pulau yang dihuni mayoritas islam), pulau Saparua (pulau yang dihuni mayoritas kristen), dan di hutan kayu putih guna menyeragamkan pemikiran bahwa masyarakat Maluku tidak ingin menderita lagi di bawah kekuasaan Belanda
  2. Melakukan perlawanan dengan menghancurkan kapal-kapal Belanda di pelabuhan
  3. Melakukan penyerbuan ke benteng Duurstede serta menguasai benteng tersebut
  4. Mengalahkan serbuan Belanda yang ingin merebut kembali benteng Duurstede
  5. Melakukan upaya penyerangan terhadap Belanda di Benteng Zeelandia di pulau Haruku serta berusaha menguasainya tapi gagal.
Hasil perlawanan :
Mengalami kegagalan. Belanda menangkap Pattimur di daerah Siri Sori dan Pattimura dijatuhi hukuman dengan eksekusi di tiang gantung.

Nama Tokoh :
Sisingamangaraja XII
Asal Daerah :
Bakara, Sumatera Utara. Lahir tanggal 18 Februari 1845
Alasan Melakukan Perlawanan :
  • Adanya upaya kristenisasi yang dilakukan oleh Belanda dimana upaya ini dikuatirkan mampu menghilangkan tatanan tradisional dan bentuk kesatuan negeri yang ada secara turun menurun
  • Adanya keinginan Belanda untuk menguasai seluruh tanah batak
Bentuk Perlawanan :
  • Melakukan kampanye keliling daerah-daerah guna menghimbau agar masyarakat mengusir para zending yang memaksakan agama kristen kepada penduduk
  • Mengusir para zending
  • Melakukan penyerbuan dan pembakaran terhadap pos-pos zending
  • Melakukan perlawanan terhadap gerakan pasukan belanda di bahal batu
  • Mempersiapkan benteng pertahanan berupa benteng alam di dataran tinggi toba dan silindung
  • Mempersiapkan benteng pertahanan berupa benteng buatan di perkampungan
  • Menyerang dan menyergab pos Belanda yang ada di tanah batak
  • Pada Juli 1889 Sisingamangaraja XII kembali angkat senjata melawan ekspedisi Belanda di huta puong
  • Sisingamangaraja XII bersama putera-puteranya patuan nagari dan patuan anggi berserta sisa prajuritnya melakukan perlawanan terakhir di aik sibulbulon daerah dairi
Hasil perlawanan :
Sisingamangaraja XII mengalami kekalahan karena taktik licik belanda dengan menangkap boru sagala, istri sisingamangaraja XII, sehingga sisingamangaraja XII mengalami tekanan beban psikologis yang berat. Meninggal dalam perlawanan terakhir di aik sibulbulon (dairi) karena tertembak Belanda. Kedua putra dan seorang putrinya ikut gugur di tangan belanda

Nama tokoh :
Sultan Ageng Tirtayasa
Asal Daerah :
Banten. Lahir tahun 1631
Alasan melakukan perlawanan :
  1. Kekejaman Belanda
  2. Keinginan Belanda menguasai Banten, karena Banten letaknya sangat strategis sebagai bandar perdagangan internasional
  3. Adanya persaingan antara Belanda/VOC dengan Banten, dikarenakan VOC membangun bandar perdagangan juga di Batavia
  4. Hasutan VOC terhadap sultan haji (putra sultan ageng) untuk merebut tahta kesultanan banten
  5. Pembajakan kapal milik banten yang pulang dari Jawa timur oleh kapal-kapal belanda
Bentuk perlawanan :
  1. Melakukan serangan-serangan terhadap VOC
  2. Mengundang pedagang Eropa seperti Inggris, Perancis, Denmark dan Portugis serta mengembangkan hubungan dagang dengan negara-negara asis seperti persia, benggala, siam, tonkin, dan china guna memulihkan posisi banten sebagai bandar perdagangan internasional sekaligus menandingi perkembangan VOC di batavia
  3. Sultan ageng mengirim beberapa pasukannya untuk mengganggu kapal-kapal dagang VOC
  4. Melakukan perusakan terhadap beberapa kebun tebu milik VOC guna memberi tekanan dan memperlemah kedudukan VOC
  5. Mengobarkan semangat anti VOC
  6. Mengepung istana surosowan milik sultan haji pada tahun 1682
  7. Melakukan berbagai serangan-serangan dengan taktik gerilya
Hasil perlawanan :
Berimbang (tidak bisa dikatakan kalah, namun juga belum bisa dikatakan menang). Tahun 1683 Sultan ageng berhasil ditangkap VOC dengan tipu muslihat. Sultan ageng ditawan di batavia sampai wafat tahun 1692

Nama tokoh :
Pangeran Diponegoro
Asal daerah :
Yogyakarta. Lahir tanggal 11 November 1785
Alasan melakukan perlawanan :
  1. Belanda ikut campur urusan keraton Yogyakarta, bahkan untuk mengganti raja dan urusan pemerintahan, harus ijin kepada Belanda
  2. Rusaknya adat istiadat dan kehidupan beragama karena campur tangan belanda
  3. Kaum bangsawan sangat dirugikan karena sebagian besar sumber penghasilannya diambil alih oleh belanda.
  4. Rakyat makin menderita karena banyaknya pajak yang harus dibayar kepada belanda
  5. Pemasangan patok-patok jalan yang secara sengaja mengenai/melewati makam leluhur pangeran diponegoro
Bentuk-bentuk perlawanan :
  1. Bersama pasukannya melarikan diri ke arah tegalrejo untuk menghindari usaha penangkapan
  2. Menjadikan goa selarong sebagai basis dalam menentukan setiap perlawanan perang gerilya
  3. Melakukan berbagai perang gerilya serta melakukan perlawanan besar-besaran ketika musim hujan tiba, karena senjata api belanda menjadi berkurang kemampuannya ketika musim hujan.
  4. Menjadikan kyai mojo sebagai guru spiritual pemberontakan serta berkoordinasi dengan pakubowono VI serta raden tumenggung prawirodigdoyo, bupati gagatan untuk melakukan perlawanan terhadap belanda
  5. Memobilisasi para bandit profesional untuk ikut serta melakukan perlawanan
  6. Menentukan taktik dan strategi perang dengan sebaik mungkin berdasarkan informasi mengenai kekuatan musuh, jarak tempuh dan waktu, kondisi medan serta curah hujan yang dibantu oleh mata-mata dan kurir
Hasil perlawanan
Mengalami kekalahan setelah 5 tahun berperang. Pangeran diponegoro ditangkap dengan tipu muslihat, diasingkan ke menado, lalu dipindah ke makasar.

Nama Tokoh :
Silas Papare
Asal Daerah :
Serui, Papua. lahir 18 Desember 1918
Alasan melakukan perlawanan :
  1. Irian Barat dalam penjajahan dan penguasaan Belanda
  2. Belanda masih saja menjajah Irian Barat, padahal diketahui bahwa Indonesia telah menyatakan kemerdekaannya
Bentuk perlawanan :
  1. Berupaya untuk mempengaruhi batalyon Papua guna melakukan pemberontakan memerangi penjajahan belanda
  2. Pada bulan November 1946 mendirikan Partai Kemerdekaan Indonesia Iran (PKII) agar Irian barat dapat bebas dari penjajahan Belanda dan bergabung dengan Indonesia
  3. Oktober 1949 di Yogyakarta, Silas papare mendirikan Badan Perjuangan Irian di Yogyakarta dalam rangka membantu pemerintah Republik Indonesia untuk memasukkan wilayah Irian Barat ke dalam wilayah Republik Indonesia
  4. Silas Papare membentuk Kompi Irian di lingkungan Mabes Angkatan Darat guna mempersiapkan diri dalam perang terbuka
Hasil perlawanan :
perlawanannya berhasil. Pada tanggal 1 Mei 1963, Irian barat resmi bergabung dan menjadi wilayah Republik Indonesia sesuai dengan isi persetujuan New York. Nama Irian barat pun kemudian diganti menjadi Irian Jaya, yang sekarang menjadi propinsi papua dan papua barat

Kunci Jawaban Halaman 41

Ayo Berlatih
Ceritakan kepada guru dan teman-temanmu.
- Siapakah kamu?
- Termasuk ras apakah kamu?
- Termasuk suku apakah kamu?
- Apa bahasa daerahmu?
- Sebutkan satu kesenian yang menjadi ciri khas suku bangsamu.

Bahan referensi ras, suku, bahasa daerah, dan kesenian
kunci jawaban kelas 5 tema 7 subtema 1 pembelajaran 3 halaman 41-42
sebutkan satu kesenian yang menjadi ciri khas suku bangsamu

kunci jawaban kelas 5 tema 7 subtema 1 pembelajaran 3 halaman 41-42
Bersama teman semeja, sebutkan daerah-daerah persebaran suku-suku tersebut dengan mengisi peta tematik berikut

Kunci Jawaban Halaman 42

kunci jawaban kelas 5 tema 7 halaman 42
Kunci Jawaban :

Suku-suku di Pulau Sumatra :
  • Aceh
  • Batak
  • Minang
  • Melayu
  • Kubu
Suku-suku di Pulau Kalimantan :
  • Dayak
  • Punan
  • Kutai
  • Ngaju
  • Lawangan
Suku-suku  di Pulau Sulawesi :
  • Bugis
  • Toraja
  • Buton
  • Minahasa
  • Lanan
Suku-suku di Kepulauan Maluku :
  • Ambon
  • Ternate
  • Kei
  • Tanimbar
  • Rana
Suku-suku di Pulau Jawa :
  • Osing
  • Jawa
  • Madura
  • Sunda
  • Tengger
Suku-suku di Pulau Bali dan Nusa Tenggara :
  • Bali
  • Sasak
  • Sumbawa
  • Alor
  • Flores
Suku-suku di Pulau Papua :
  • Asmat
  • Dani
  • Sentani
  • Senggi
  • Iban
Hal 43⏩
⏪Hal 29

Minggu, 03 Februari 2019

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 2

KUNCI JAWABAN KELAS 6 TEMA 7 SUBTEMA 2

PEMBELAJARAN 2 HALAMAN 63 & 71

Kunci Jawaban Halaman 63

kunci jawaban kelas 6 tema 7 subtema 2 pembelajaran 2
Ayo Menulis
Kamu telah membaca teks "Bagong Kussudiarjo". Sekarang, kerjakan tugas berikut.
1. Tuliskan informasi-informasi penting mengenai pak bagong kussudiarjo dari teks bacaan bagong 
    kussudiarjo. Gunakan kosakata baku.
    Kunci Jawaban :
  • Bagong kussudiarjo seorang seniman serba bisa. Lahir di Yogyakarta tanggal 9 Oktober 1928
  • Belajar di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) tahun 1954. Belajar koreografi dari Martha Graham di New York, Amerika Serikat. Belajar tari klasik di sekolah tari Kredo Bekso Wiromo
  • Tanggal 5 Maret 1958 mendirikan pusat pelatihan Tari Bagong kussudiarjo
  • Mendapat anugerah Karya cipta putra bangsa dan penghargaan dari sri paus paulus VI
  • Meninggal pada tanggal 15 Juni 2004
2. Carilah informasi mengenai judul-judul karya tari ciptaan pak bagong kussudiarjo
    Kunci Jawaban :
  • batik
  • keris
  • reog
  • layang-layang (th 1954)
  • kebangkitan dan kelahiran Isa almasih (1968)
  • bedaya gendeng
  • yapong
  • wirapertiwi
  • satria tangguh (1968)
dan masih banyak lagi (lebih dari 200 karya seni tari)

3.  Carilah informasi mengenai tokoh tari dari daerahmu, baik seorang pencipta tari, penari, atau 
     pemimpin sanggar tari
     Kunci Jawaban :
Tokoh Tari Indonesia
Sujana Arja
  • Seniman topeng (maestro topeng) Cirebon yang serba terampil. Usahanya untuk memperkenalkan seni budaya Indonesia dimulai sejak ngamen di lorong-lorong kampung hingga pertunjukan panggung bergengsi internasional. Ketika remaja (tahun 1940an), sering ikut bersama grup kesenian pimpinan ayahnya untuk "ngamen" (dalam istilah cirebon, disebut bebarang). Ia memimpin grup kesenian Panji Asmara
Sasmita Mardawa
  • Sasmita mardawa atau akrab dipanggil romo sas, lahir di Yogyakarta, 9 April 1929. Ia digelari sebagai empu seni tari klasik gaya Yogyakarta. Dia menghadirkan nuansa tersendiri darlam dunia tari klasik Indonesia, khususnya daam pengembangan tari klasik gaya yogyakarta. Dia telah menciptakan lebih dari 100 gubahan tari-tari klasik gaya Yogyakarta, baik tari tunggal untuk putra dan putri, maupun tari berpasangan dan tari fragmen
Didik Nini Thowok
  • Didik Nini Thowok terlahir dengan nama Kwee Tjoen Lian. Lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 13 November 1954. Didik dikenal sebagai penari, koreografer, komedian, pemain pantomim, penyanyi dan pengajar. Koreografi tari ciptaan Didik yang pertama dibuat pada pertengahan tahun 1971, diberi judul "Tari persembahan" yang merupakan gabungan gerak tari Bali dan Jawa. Selain diangkat menjadi dosen di ASTI, ia juga diminta jadi pengajar Tata Rias di Akademi Kesejahteraan Keluarga (AKK) Yogyakarta
Tjetje Sumantri
  • Seorang pelopor tari kreasi Jawa Barat. Tjetje lahir dengan nama Rd. Roesdi somantri diputra meniti karirnya sebagai penari tayuban. Kemahiran ini dikuasai berkat ketekunannya mempelajari berbagai jenis tari dan bahkan pencak silat. Masa jayanya ketika ia memimpin perkumpulan Rinenggasari (1958-1965). Sampai tahun 1963, ia menyumbang sekitar 44 karya tari. Penerima tanda penghargaan Piagam Wijaya kusumah (1961) itu mengabdikan diri pada seni tari Sunda sampai akhir hayatnya
Gugun Gumbira
  • Seorang penata tari yang berasal dari Jawa Barat ini mengembangkan tari rakyat Ketuk  Tilu hingga menjadi sebuah tontonan menarik yaitu tari jaipongan. Bahkan tari ini sampai dikenal hingga ke mancanegara. Gugun juga mempunyai sanggar tari yaitu Sanggar Tari Jugala yang dikhususkan untuk membuat tari-tarian jaipongan. Karyanya antara lain Tari Daun Pulus, Tari Serat Salira dan Tari Kameutmeut.
sumber : sindonews
Tom Ibnur/Arison Ibnur Ibrahim
  • Penata tari yang karya tarinya berbasis pada tari minangkabau dan melayu pesisir. Sudah 300 hasil karyanya dipentaskan baik di Indonesia maupun mancanegara.
Darwis Loyang
  • Salah satu maestro seni tari  di Sumatera Barat, dikenal sebagai pakar seni tari Melayu dan Minang. Melahirkan karya-karya tari seperti Tari Gadih Minang, Tari Saiyo, Tari Payung, dan sebagainya.
Tokoh tari lainnya dari Sumatera antara lain : 
  • Gusmiati Suid (menciptakan gerak tari berdasarkan gerakan pencak silat)
  • Syofyani Bustaman (seniman tari di Sumatera Barat dengan karya Tari Pacah Piriang)
Bakhtiar Sanderta
  • Lahir di Balangan, Kalimantan Selatan. Merupakan sastrawan, budayawan, teaterawan, dan koreografer tari. Sastrawan dan budayawan Indonesia dari Kalimantan. Ia merupakan salah seorang dari 27 maestro seni tradisi Indonesia yang diberi penghargaan sebagai pelaku seni tradisi yang hampir punah. Mendapat penghargaan karena ketekunannya menjaga, memelihara dan mewariskan seni tradisional Banjar, Wayang gung dan Mamanda
Andi Siti Nurhani Sapada
  • Lahir di pare-pare Sulawesi Selatan. Namanya dikenal secara luas melalui karya-karyanya berupa ciptaan tari-tarian. Merupakan salah satu penari istana negara semasa pemerintahan Presiden Sukarno. Menerima penghargaan Bintang budaya parama dharma dari presiden Republik Indonesia. 
Wayan Limbak
  • Pencipta tarian Kecak Bali. Bersama Walter Spies (seorang pelukis Jerman), ia memodifikasi tarian Sanghyang menjadi tari Kecak yang terkenal sampai saat ini.
I Wayan Rindi
  • Pencipta tari Pendet. Tari tradisional Bali ini telah melambung di kancah dunia dan menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang sempat diklaim malaysia tahun 2009 silam.

Kunci Jawaban Halaman 71

Coba, buatlah rencana karya berisi cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas
Ayo Berdiskusi
Bersama kelompokmu, diskusikan cara-cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Kalian dapat mencari informasi dari buku atau menanyakan kepada Bapak/Ibu guru. Jika membuka internet, mintalah untuk didampingi bapak/ibu guru. Buatlah kelompok anak-anak perempuan terpisah dari anak laki-laki. Tuliskan hasil diskusimu, lalu diskusikan dengan kelompok-kelompok lain.
Kunci Jawaban :
Cara menjaga organ reproduksi :
  1. Pakai handuk yang lembut, bersih, tidak berbau/lembab
  2. Memakai celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat
  3. Hindari bertukar pakaian dalam dan handuk dengan orang lain
  4. Pakaian dalam diganti minimal 2 kali dalam sehari
  5. Bagi perempuan, sesuah buang air kecil, membersihkan alat kelamin sebaiknya dari arah depan menuju belakang agar kuman yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam organ reproduksi
  6. Laki-laki dianjurkan untuk disunat/khitan agar menurunkan resiko kanker penis
Ayo Berkreasi
Coba, buatlah rencana karya berisi cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Kerjakan bersama kelompokmu. Kamu dapat membuat poster atau buklet sederhana. Tuliskan rencana karya yang akan kamu buat dalam bentuk seperti berikut.
Kunci Jawaban :

Rencana Karya
Jenis Karya : 
Poster
Bahan dan Alat :
Kertas karton, pensil warna/krayon/spidol, gunting, lem, penggaris, gambar kliping
Isi dalam karya :
Isi berupa tulisan tentang cara menjaga organ reproduksi, isi tulisan dipercantik dengan tambahan tempelan-tempelan gambar yang sesuai serta diagram/peta pikiran yang relevan

Contoh Poster

kunci jawaban tematik kelas 6 tema 7 subtema 2 pembelajaran 2 halaman 71


kunci jawaban tematik kelas 6 tema 7 subtema 2 pembelajaran 2 halaman 71


Hal 72
Hal 60

Sabtu, 02 Februari 2019

Pemimpin Idolaku Hal 53-59 Kelas 6 Tema 7

PEMIMPIN IDOLAKU 

HALAMAN 53, 54, 55, 58, 59 KELAS 6 TEMA 7

Kunci Jawaban Halaman 53

Tulislah pemimpin idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai persatuan dan kesatuan hal 53 kls 6 tm 7
Ayo Menulis

Tulislah pemimpin idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Jangan lupa menuliskan contoh kegiatan yang telah dilakukan.
Kunci Jawaban :

Pemimpin idola saya adalah ayah saya sendiri. Beliau orangnya ramah, supel bergaul dengan semua orang tanpa membeda-bedakan, agamis, selalu bersyukur, selalu optimis dan selalu berpikiran positif, adil, tegas, bahkan terhadap anaknya sendiri. Kegiatan yang saya senangi yang berasal dari beliau adalah program 1 jam bersama keluarga tanpa Gadget (perangkat elektronik). Jadi setiap hari kami menghabiskan waktu bersama selama 1 jam tanpa gadget. Kegiatan yang kami lakukan macam-macam selama program 1 jam tanpa gadget tersebut, bisa berdiskusi sambil bersantai di teras rumah, rekreasi atau makan bersama keluarga atau kegiatan yang lainnya. Dengan kegiatan tersebut maka timbul diantara kami sekeluarga rasa kebersamaan dan rasa persatuan diantara anak-anak beliau semakin kuat.

Kunci Jawaban Halaman 54

Tuliskan ketiga nilai tersebut pada kotak yang bertuliskan nilai dan tuliskan kegiatan yang telah dilakukan hal 54 kls 6 tm7
Gabungkanlah nilai-nilai kepemimpinan tokoh idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang dimiliki oleh pemimpin idola teman satu kelompokmu. Pilihlah tiga nilai kepemimpinan dan contoh kegiatannya yang patut diteladani. Tuliskan ketiga nilai tersebut pada kotak yang bertuliskan 'nilai' dan tuliskan kegiatan yang telah dilakukannya pada kotak di sebelah kanan

PEMIMPIN IDOLA

Nilai : Keagamaan
  • Selalu bersyukur
  • Rajin beribadah
  • Selalu berdoa dalam segala aktivitas
Nilai : Kepribadian
  • Tegas
  • Bertanggungjawab
  • Optimis dan positif
Nilai : Sosial
  • Supel terhadap semua orang
  • Menghargai semua orang
  • Suka menolong

Kunci Jawaban Halaman 55

kunci jawaban halaman 55 kelas 6 tema 7
Pemimpin idola dapat berasal dari berbagai kalangan. Diskusikan siapa saja para pemimpin idola teman sekelasmu. Apakah mereka bekerja di bidang politik, sosial, budaya, ekonomi atau pendidikan. Catat hasil diskusimu. Kamu bisa mempelajari contoh yang diberikan.

Nama Pemimpin Idola :
Sutomo
Posisi : Guru
Bidang : Pendidikan
Prestasi : Membuat program bank sampah sekolah

Salhak
Posisi : Ketua PKK
Bidang : Sosial
Prestasi : Program taman obat keluarga

Ma'ruf
Posisi : Pengurus Remaja Masjid
Bidang : Ekonomi
Prestasi : Program Remaja Mandiri/Kewirausahaan

Muhlis
Posisi : Ketua RW
Bidang : Budaya
Prestasi : Program "Kulinakno Sholawatan"/seni musik islami

Pemimpin idola memiliki nilai-nilai yang terlihat dalam kegiatan kesehariannya. Sebaiknya, kita banyak belajar dari para pemimpin yang menjadi pujaan atau idola kita.
Kamu bisa menuliskan tokoh idolamu, lembaga tempatnya bekerja, tugas, dan manfaat kelembagaan pada tabel berikut. Perhatikan contoh yang ada sebelum mengerjakan tugasmu.
kunci jawaban kelas 6 tema 7 halaman 55
Pemimpin idola : Kepala Puskesmas
Kelembagaan : Puskesmas
Tugas :
  • Melaksanakan fungsi-fungsi manajemen dan supervisi
  • Sebagai penggerak pembangunan kesehatan di tingkat kecamatan
  • Mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan di puskesmas
Manfaat lembaga :
  • Pusat pembangunan kesehatan masyarakat
  • Membina peran serta masyarakat dalam meningkatkan kemampuan hidup sehat
  • Memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya.
Pemimpin Idola : Kepala Desa
Kelembagaan : Pemerintahan Desa
Tugas : 
  • Memimpin penyelenggaraan pemerintah di tingkat desa
  • Membina kehidupan masyarakat desa
Manfaat lembaga :
  • Tempat pelayanan dan pembinaan masyarakat desa
  • Sebagai pelaksana kegiatan pemerintahan di tingkat desa
Pemimpin idola : Kader Posyandu
Kelembagaan : Posyandu
Tugas :
  • Kegiatan utama : 
  1. Pelayanan kesehatan ibu dan anak
  2. Keluarga berencana
  3. Imunisasi
  4. Gizi
  5. Pencegahan dan penanggulangan diare
  • Kegiatan pengembang
  1. Bina keluarga Balita
  2. Tanaman obat keluarga
  3. Bina keluarga lansia
Manfaat lembaga :
  • Memperoleh kemudahan untuk memperoleh informasi dan pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan balita
  • Pertumbuhan anak balita terpantau kesehatannya
  • Memperoleh penyuluhan kesehatan terkait tentang kesehatan ibu dan anak

Kunci Jawaban Halaman 58

kunci jawaban halaman 58 kelas 6 tema 7
Apakah kamu telah menerapkan nilai-nilai persatuan? Tulislah contoh penerapan nilai-nilai persatuan saat kamu berada di sekolah. Jangan lupa sertakan manfaatnya bagimu dan lingkungan sekitarmu.
Kunci Jawaban :

Penerapan nilai-nilai persatuan

  • Berteman tanpa membeda-bedakan
  • Menghormati teman yang berbeda suku, agama dan ras
  • Berkorban membantu teman yang mengalami kesusahan
Manfaat untuk diri sendiri
  • Banyak teman
  • Mendapat balasan respek/hormat dari teman-teman
  • Kepuasan hati, teman bertambah banyak
Manfaat untuk lingkungan
  • Timbul kebersamaan, kekeluargaan
  • Timbul kebersamaan, kekeluargaan, solidaritas makin tinggi
  • Timbul semangat kekeluargaan, kebersamaan makin terjalin

Kunci Jawaban Halaman 59

Buatlah rencana pidato yang mengajak teman sekolahmu untuk membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumah untuk belajar membaca. Susunlah naskah pidato dengan struktur penyusunan yang telah dipelajari sebelumnya

  • Salam pembuka
Assalamu'alaikum Waramatullahi Wabarakatuh

Pertama-pertama, kita ucapkan puji syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana pada hari ini berkat kasih sayangNya, kita dapat berkumpul bersama disini.
  • Pendahuluan
Perkenankanlah pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan sedikit data yang saya peroleh, semoga dengan penyampaian data ini dapat menggugah hati kita sebagai generasi penerus bangsa. Berdasarkan studi "Most Littered Nation In The World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada bulan Maret tahun 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara yang diteliti soal minat membaca. Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Sungguh memprihatinkan, jika rakyat Indonesia masih sangat rendah dalam hal minat membaca.
  • Inti
Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa? Hanya prihatin? .... Jika hanya prihatin yang bisa kita lakukan, maka seluruh pejuang-pejuang bangsa yang kini terbaring kaku di pemakaman hanya bisa menangis, melihat cucu-cucu mereka sekarang telah ingkar nikmat, tidak bersyukur atas jerih payah perjuangan para pahlawan yang dengan rela berkorban apa saja, bahkan dengan nyawa. 
  • Keterangan lengkap
Oleh karena itu saya mengajak teman-teman untuk melakukan aksi nyata, bukan NATO, Not Action Talk Only, yang artinya tidak ada aksi hanya bicara saja. Bagaimana caranya? Banyak.... Kita dianugerahi akal pikiran, ciptakan kreativitas yang membuat kita dan orang-orang di sekitar kita menjadi tertarik untuk membaca. Kita bisa mengajak adik-adik kelas kita untuk sering mengunjungi perpustakaan, kita bisa bersedekah ilmu dengan mengajar adik-adik kelas kita yang belum bisa membaca di luar jam pelajaran, kita bisa menyisihkan uang jajan kita untuk kita belikan buku, kita bisa bersilaturahmi/berkunjung ke rumah tetangga-tetangga kita yang belum bisa membaca, dan banyak lagi kegiatan-kegiatan yang bisa kita lakukan sesuai dengan kreativitas kita.
  • Penutup
Semoga dengan kepedulian ini, kita bisa menyebarkan aura semangat positif dan optimis terhadap lingkungan sekitar kita, yang mana dengan tindakan kita masyarakat ikut tergugah dan turut berpartisipasi dalam gerakan minat baca ini, karena membaca adalah jendela dunia.

Bila kita telah melakukan berbagai kegiatan tersebut, maka kita tidak lagi ingkar nikmat kemerdekaan, kita bisa berjalan tegak dan berkata "Inilah aku, generasi pengisi kemerdekaan"
  • Salam penutup
Demikianlah sedikit kata yang bisa saya sampaikan, jika ada kurang sempurnanya saya mohon maaf, karena kesempurnaan mutlak hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Kamu akan berpidato di hadapan adik kelas dan guru-gurumu di pertemuan berikutnya.

Contoh Pidato


Assalamu'alaikum Waramatullahi Wabarakatuh

Pertama-pertama, kita ucapkan puji syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana pada hari ini berkat kasih sayangNya, kita dapat berkumpul bersama disini.

Yang terhormat bapak/Ibu Kepala Madrasah, yang terhormat bapak/ibu guru yang saya hormati, dan teman-teman serta adik kelas yang saya sayangi.

Perkenankanlah pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan sedikit data yang saya peroleh, semoga dengan penyampaian data ini dapat menggugah hati kita sebagai generasi penerus bangsa. Berdasarkan studi "Most Littered Nation In The World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada bulan Maret tahun 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara yang diteliti soal minat membaca. Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Sungguh memprihatinkan, jika rakyat Indonesia masih sangat rendah dalam hal minat membaca.

Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa? Hanya prihatin? .... Jika hanya prihatin yang bisa kita lakukan, maka seluruh pejuang-pejuang bangsa yang kini terbaring kaku di pemakaman hanya bisa menangis, melihat cucu-cucu mereka sekarang telah ingkar nikmat, tidak bersyukur atas jerih payah perjuangan para pahlawan yang dengan rela berkorban apa saja, bahkan dengan nyawa. 

Oleh karena itu saya mengajak teman-teman untuk melakukan aksi nyata, bukan NATO, Not Action Talk Only, yang artinya tidak ada aksi hanya bicara saja. Bagaimana caranya? Banyak.... Kita dianugerahi akal pikiran, ciptakan kreativitas yang membuat kita dan orang-orang di sekitar kita menjadi tertarik untuk membaca. Kita bisa mengajak adik-adik kelas kita untuk sering mengunjungi perpustakaan, kita bisa bersedekah ilmu dengan mengajar adik-adik kelas kita yang belum bisa membaca di luar jam pelajaran, kita bisa menyisihkan uang jajan kita untuk kita belikan buku, kita bisa bersilaturahmi/berkunjung ke rumah tetangga-tetangga kita yang belum bisa membaca, dan banyak lagi kegiatan-kegiatan yang bisa kita lakukan sesuai dengan kreativitas kita.

Semoga dengan kepedulian ini, kita bisa menyebarkan aura semangat positif dan optimis terhadap lingkungan sekitar kita, yang mana dengan tindakan kita masyarakat ikut tergugah dan turut berpartisipasi dalam gerakan minat baca ini, karena membaca adalah jendela dunia.

Bila kita telah melakukan berbagai kegiatan tersebut, maka kita tidak lagi ingkar nikmat kemerdekaan, kita bisa berjalan tegak dan berkata "Inilah aku, generasi pengisi kemerdekaan"

Demikianlah sedikit kata yang bisa saya sampaikan, jika ada kurang sempurnanya saya mohon maaf, karena kesempurnaan mutlak hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Hal 60
Hal 52